Aku Jatuh Cinta Pada Siluetmu Saja

di temaram senja kubisikkan tentang rasaku
kukatakan bahwa aku tak mampu bersamanya tanpa rindu dan cemburu
engkau marah
dan tak mau mendengar bisikkanku lagi
padahal masih ada seribu bisikkan yang ingin kusampaikan
engkau ingin menggugat rasaku tanpa peduli ada cinta, rindu, dan cemburu dalam setiap kata yang kubisikkan. Ahai, engkau marah dan meninggalkanku di senja yang semakin menggelap. Aku hanya bisa terpaku memandangi kepergianmu. Engkau berjalan tergesa-gesa menuju matahari tenggelam. Siluetmu sungguh cantik, bahkan melebihi dirimu sendiri. Ahai, aku jatuh cinta pada siluetmu saja kar’na tak mungkin ia menolakku.

Banyuasin, 29102013

Posting Komentar

Post a Comment (0)

Lebih baru Lebih lama