Padang Kurusetra di Suatu Ketika
gemuruh genderang perang yang telah ditabuh
membangkitkan nafsu membunuh
padang kurusetra telah disiapkan
parit-parit darah tlah digali
kuda-kuda perang telah dikenyangkan
senjata-senjata telah dibersihkan
perasaan-perasaan telah dicuci
yang ada hanya satu tekad:
perang dan hancurkan
perang kurusetra di suatu ketika
bergemuruh
tak ada yang tahu berapa nyawa
telah melayang
nyawa! bukan yang lain, panglima!
nyawa manusia!! bukan yang lain, senopati!!
ketika padang kurusetra telah disiapkan
tak ada kata lain
selain perang dan hancurkan
perang adalah suci
perang adalah sabda Tuhan
perang untuk menegakkan kebenaran
(seorang prajurit keroco berkata dalam hati, "Tapi, apa benar, Panglima?)
Irwan Pachrozi
bandaragung, 201099
Posting Komentar