Lavender, di manakah engkau sekarang

Lavender, di manakah engkau sekarang


“Ah, sudah lama aku ingin bertemu denganmu.”
lirih kau berujar di pagi yang gerimis itu
kau gemetar
aku terpana
”Ah, di mana engkau sekarang lavenderku.”
detak jantung ini
tak mampu kuredam
rinduku ini
hanya Tuhan yang tahu
gemuruh hatiku
tak ada yang mengerti
”Ah, di mana engkau sekarang lavenderku.”
lelah tanganku menengadah
berbusa bibirku berdoa
melayang doaku ke angkasa
terbang tertiup angin
”Tak juga kurasakan doa itu terijabah.”
”Ah, di manakah engkau lavenderku.”
merintih hatiku
meremang kudukku
menetes keringat dinginku
tapi, tak kujumpai kau di mana-mana
haruskah aku menantimu terus?
padahal angin malam telah berlalu?
padahal embun pagi telah mengering?
padahal kicau burung telah senyap?
”Ah, di manakah engkau lavenderku
: pagi ini aku terbangun dari tidurku
gemeretak gigiku
kusobek suratmu yang terakhir
(perih hatiku yang tertinggal)
Lavender,
di mana engkau sekarang?


Irwan Pachrozi
bandaragung, 111199

Posting Komentar

Post a Comment (0)

Lebih baru Lebih lama